Kunjungan Wisatawan ke Telaga Sarangan Menjelang Tahun Baru 2022 Dibatasi 75 Persen

Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magetan tetap memberikan batasan kunjungan wisatawan hingga 75 persen

Tribun Jatim Travel / Surya.co.id
Wisata Telaga Sarangan di Magetan 

TRIBUNJATIMTRAVEL.COM, MAGETAN - Adanya aturan protokol kesehatan tak membuat kunjungan wisatawan ke Telaga Sarangan semakin surut menjelang tahun baru 2022 .

Satu di antara tempat wisata di Magetan ini masih menjadi primadona wisatawan.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magetan tetap memberikan batasan kunjungan wisatawan hingga 75 persen di tempat wisata Telaga Sarangan .

"Kita tetep menerapkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) nomor 66 tahun 2021 tentang pencehahan dan penanggulangan covid 19,"kata Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magetan, Eka Raditya kepada Surya.

Baca juga: Tiket dan Wahana Mojosemi Forest Park, Tempat Wisata Dinosaurus Viral di Magetan

"Dalam satu waktu, pengunjung di area Telaga Sarangan maksimal untuk tahun ini sampai aturan di cabut, maksimal hanya sebanyak 15.000 orang atau hanya 75 persen dari kapasitas normal sebanyak 20.000 orang," tambah Eka Raditya.

Kendati dibatasi hanya 75 persen kapasitas normal. Namun selama pandemi covid 19 ini tidak pernah sampai melampaui kapasitas maksimal, atau petugas di portal membatasi pengunjung sebelum sampai batas maksimal itu.

"Dimasa liburan ini, batas kapasitas 75 persen itu akan tercapai. Namun karena tidak ada liburan panjang, di Nataru ini liburan panjang sengaja dipangkas pemerintah pusat. Meski begitu kunjungan wisatawan ke Sarangan, tetap ada. Bahkan hampir selalu menyentuh kapasitas yang ditetapkan di Inmendagri 66/2021 itu,"ujar Eka Raditya.

Tempat wisata Telaga Sarangan, Plaosan, Magetan
Tempat wisata Telaga Sarangan, Plaosan, Magetan (Tribun Jatim Travel / Surya.co.id)

Menurut Eka Raditya, diluar Nataru, kunjungan wisatawan ke Telaga Sarangan tetep seperti Sabtu dan Minggu. Selalu hampir menyentuh kapasitas yang di tetep Inmendagri sebesar 75 persen itu.

"Hari libur Sabtu dan Minggu tetep padat. Bahkan hari libur diluar hari hari itu, kunjungan ke Telaga Sarangan tetep ramai. Hanya kami tetap prioritaskan Prokes, sesuai peraturan pemerintah pusat,"katanya.

Sementara untuk okupansi (kepadatan) hotel dikawasan wisata Telaga Sarangan, sesuai dengan kebijakan yang diambil pemerintah Kabupaten Magetan dan hasil koordinasi dengan Kepolisian setempat.

"Okupansi hotel kita batasi 75 persen dari kapasitas hotel. Kebijakan itu sudah kami sampaikan pelaku wisata dan kami tempatkan personil dari Disparbud pemantauan okupansi ke hotel hotel,"tandas Eka Raditya. (Doni Prasetyo/ Surya.co.id )

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved