Pesona Desa Wisata Kampung Blekok di Situbondo, Kawasan Mangrove Rumah Berbagai Burung

Banyak cara menikmati panorama alam Desa Wisata Kampung Blekok.Pesona kawanan burung blekok dinanti-nantikan pengunjung

Instagram @kampungblekok.official
Keindahan Burung Blekok yang menjadi penghuni kawasan mangrove Desa Wisata Kampung Blekok Situbondo 

TRIBUNJATIM. COM, SURABAYA- Kabupaten Situbondo memiliki desa wisata yang unik, bernama Kampung Blekok. Keunikan Desa Wisata Kampung Blekok ini dikenal sebagai rumah dari berbagai burung.

Sesuai namanya, kawasan hutan bakau atau mangrove seluas 29 hektare ini menjadi rumah bagi berbagai jenis burung. Terutama burung blekok khas Situbondo.

Selain blekok, ada pula jenis-jenis burung lain yang memiliki habitat di kawasan konservasi sekaligus tempat wisata di Situbondo ini. Ada burung kuntul, trinil, kowak, cerek Jawa dan masih banyak lainnya.

Baca juga: Kabar Gembira, Desa Wisata Kampung Blekok Raih Juara 1 di Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Objek wisata alam di pesisir Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Situbondo ini mengunggulkan ekowisata. Sehingga mengedepankan kualitas dan keberlanjutan lingkungan.

Konsep edu-wisata juga diterapkan oleh Desa Wisata Kampung Blekok. Wisatawan bisa mengikuti kegiatan penangkaran burung air, merawat burung yang sakit atau jatuh dan pelepasan burung dari penangkaran.

Wisatawan juga bisa mengenal jenis-jenis tanaman bakau. Hanya dengan melakukan scan barcode di tiap-tiap papan nama, informasi lengkap terkait bakau sudah bisa didapatkan.

Istilah adopsi mangrove dilakukan pengelola Kampung Blekok untuk mengajak para wisatawan yang ingin menanam bibit mangrove dan memberikan nama sendiri. Edukasi terkait penanaman dan pelestarian mangrove bisa dipelajari di sini.

Keindahan Burung Blekok yang menjadi penghuni kawasan mangrove Desa Wisata Kampung Blekok Situbondo
Keindahan Burung Blekok yang menjadi penghuni kawasan mangrove Desa Wisata Kampung Blekok Situbondo (Instagram @kampungblekok.official)

Banyak cara menikmati panorama alam Desa Wisata Kampung Blekok. Hamparan laut biru dengan momen matahari terbenam menyiratkan keindahan alam menjelang malam.

Kawanan burung terbang berkelompok juga bisa terlihat langsung di alam bebas. Keindahan pesona ribuan burung air inilah yang dinanti-nanti para pengunjung. Pesonanya seakan membuat formasi panah dengan satu pemimpin di depan disusul ratusan burung blekok bulu putih yang terbang.

Keindahan sunset dan kawanan burung blekok di Desa Wisata Kampung Blekok Situbondo
Keindahan sunset dan kawanan burung blekok di Desa Wisata Kampung Blekok Situbondo (Instagram @kampungblekok.official)

Desa Wisata Kampung Blekok memiliki kerajinan souvenir untuk dibawa pulang wisatawan.

Warga sekitar membuat kerajinan dari sampah layak pakai, olahan kayu dan kerang menjadi produk ukiran maupun pajangan bahari menarik lainnya.

Wisatawan juga bisa bersantai menikmati alam sembari kulineran. Teras BRI menyediakan berbagai macam makanan dan minuman. Ikan bakar, ayam geprek, nasi goreng hingga kuliner lain bisa kalian nikmati sembari santai.

“Kampung blekok salah satu binaan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Situbondo, karena kawasan konservasi, kami ditugaskan membina Kampung Blekok hingga hari ini. Kami benar-benar fokus mempersiapkan kondisi lapangan,” kata Pengelola Konservasi Hutan Bakau Desa Wisata Kampung Blekok Ranti Seta Ayu Pratiwi, Rabu (8/12/2021)..

Guna memudahkan wisatawan, jalur tracking sekitar mangrove sudah dibangun. Sehingga wisatawan bisa menyusuri kawasan dengan mudah.

Selain itu, pengunjung bisa menggunakan perahu tradisional untuk menyusuri lepas pantai.

Untuk harga tiket masuk Kampung Blekok cukup terjangkau, yaitu Rp 5.500 untuk dewasa dan Rp 3.000 untuk anak-anak.

Namun, hingga saat ini Desa Wisata Kampung Blekok masih ditutup seiring dengan status Kabupaten Situbondo level 3. Sesuai Inmendagri nomor 60 Tahun 2021 tentang PPKM yang berlaku, tempat wisata di PPKM Level 3 harus tutup.

“Kami nunggu kebijakan seperti apa untuk Kampung Blekok,” tutup Ranti Seta.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved