Kreatifitas

Rahasia Podcast Unik ‘Lambemu’, Ceritakan Kehidupan Rasan-Rasan Antar Tetangga Berdialek Suroboyo

Lambemu beberapa kali mengajak rekan-rekannya menceritakan kisah pengalaman hidup bertetangga

istimewa
Audio Streaming, NOICE 

TRIBUNJATIMTRAVEL.COM, SURABAYA- Beberapa waktu belakangan, siaran audio internet yang biasa disebut podcast digandrungi banyak orang khususnya millenial.

Karena jumlah masyarakat yang antusias dengan kehadiran podcast, maka mulai bermunculan beberapa podcaster Indonesia yang menyediakan konten-konten menarik untuk didengar.

Satu diantaranya konten dari dua Podcaster dari Kota Surabaya, Firza Valaza dan Dono Pradana, yang menghadirkan konten bergenre komedi.

Baca juga: Animo Penikmat Podcast Meningkat, NOICE Beri Wadah Kreator Unjuk Kreatifitas


Keunikan konten dari dua kreator ini yaitu mengangkat cerita kehidupan bertetangga yang disajikan secara jenaka dengan bahasa dan logat khas Surabaya.

Tak jarang ucapan seperti jancuk, jancok, cok dan masih banyak lainnya terdengar di Podcast Lambemu. Bagi warga Surabaya, kata-kata tersebut sudah akrab di telinga.

Penggunaan dan pemaknaan kata ini diartikan sebagai ekspresi kegembiraan, lawak dan bahkan keakraban.

“Lambemu ini berdasarkan karakter orang-orang Surabaya, semakin akrab makin khas kata-kata kota kami. Ini ga ngumpat tapi ciri khas, misal jancok. Lambemu itu karakter Kota Surabaya, rusak. Itu bentuk karakter dan kedekatan,” kata Firza Valaza di virtual gathering bersama plastform audio streaming NOICE, Selasa (23/11/2021).

Dalam podcastnya, Dono dan Firza menyajikan obrolan khas arek Suroboyo.

Tak jarang, kata-kata asal njeplak ala arek Suroboyo kental dibawakan oleh dua podcaster ini.

Fitur terbaru Noice Live
Fitur terbaru Noice Live (istimewa)

Pola pikir yang runut tergambar dari bagaimana mereka membawakan materi podcast dengan durasi 30-35 menit.

“Mencirikan arek-arek Surabaya, arek Surabaya itu kan identik kalau ngomong asal nyeplos, asal njeplak ah lambemu. Ini yang relate banget di arek-arek Suroboyo. Kalau dijadikan judul podcast ini pasti obrolan tongkrongan Surabaya banget,” kata Dono Pradana.

Kehidupan bertetangga dengan kisah senang maupun huru-haranya menjadi tema besar yang dikemas dengan cerita lugas diselingi lawakan yang menghibur pendengar.

Masalah bertetangga dibuat lebih komplek. Ada cerita rasan-rasan antar tetangga di kampung, problema dengan ibu kos, rasan-rasan pembantu rumah tangga, masalah dengan Bu RT, grup anak perumahan dan masih banyak lainnya.

“Sudah pasti apalagi rakyat jelata pasti hidup bertetangga ada enak dan ga enak. Nah kalau diceritakan ga enaknya dan diceritakan dengan komedi jadi seru banget,” ujar Dono.

Sama halnya seperti tradisi para youtubers, para podcast juga tidaj jarang berkalaborasi.

Lambemu beberapa kali mengajak rekan-rekannya menceritakan kisah pengalaman hidup bertetangga. Kisah seru dari kalaborasi  yang ada turut menghiasi warna kisah kehidupan bertetangga.

“Kami mengajak teman dekat karena pasar lambemu banyak banget antusiasnya. Akhirnya kami menarik lebih jauh lagi, misal orang-orang yang kaya atau terkenal,” kata Firza.

Obrolan seru tentang rasan-rasan di kehidupan tetangga, menjadi daya tarik Lambemu sehingga digandrungi banyak pendengarnya.

Podcast dengan tagline ‘kompilasi kelakuan tetangga taek’ ini mampu menggaet 28 ribu followers. 

Angka yang cukup melejit untuk konten Podcast yang belum genap satu tahun mengudara.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved