Paduan Kuah Gulai Kambing Kacang Hijau dengan Roti Maryam, Favorite Peziarah Sunan Ampel Surabaya

Gulai maryam di Jalan Iskandar Muda Surabaya ini tidak menggunakan santan dan penyedap rasa. Sajiannya lengkap dengan sate kambing dengan rasa juara.

tribun jatim travel
Gulai Roti Maryam Sunan Ampel Surabaya 

Semua bahan dimasak selama tiga jam hingga daging empuk dan bumbu meresap. Itu lah yang membuat gulai Aba Hory gurih dan tidak berbau prengus daging kambing.

Bahkan daging kambing yang dimasak sudah ditusuk seperti sate. Daging kambing dan tulang ini lah yang menambah citarasa gurih pada kuah gulai.

“Memang bukan daging sapi, gurihnya dari daging kambing,” ujar Fitri.

Dalam satu hari ia bisa menyajikan 10 kilogram kuah gulai di dua hingga tiga panci berukuran besar.

Butuh sekitar tiga kilogram daging kambing sebagai campuran kuah gulai.

Roti maryam terbuat dari bahan tepung roti, mentega dan serai. Semua bahan dimasak dan diolah dengan resep keluarga.

Dalam penyajiannya, kuah gulai Aba Hory sedikit kecokelatan yang disajikan dengan pilihan sate daging kambing, tulang iga maupun tanpa campuran.

Sementara itu, roti maryam disajikan di piring terpisah. Pembeli bisa menyantapnya dengan cara disobek kemudian dicampurkan atau dicocol kuah gulai.

Campuran kuliner ini dilengkapi dengan minyak samin yang menjadikan rasa khas Timur Tengah.

Selama bulan Ramadhan, Idul Adha dan datangnya peziarah di Sunan Ampel Surabaya, tempat makan ini ramai dikunjungi pembeli.

“Kalau hari-hari biasa, kamis malam Jumat pasti ramai,” kata dia.

Tidak perlu merogoh kocek dalam untuk menikmati gulai kambing roti maryam ini. Cukup Rp 3 ribu hingga Rp 23 ribu, bisa menyantap roti maryam dan kuah gulai lezat.

Buka mulai pukul 16.00 WIB hingga tengah malam. Tempat makan ini semakin ramai menjelang malam hari. Namun saat pandemi seperti ini, diakui Fitri, ada penurunan pembeli. Apalagi belum banyak peziarah yang datang seperti sebelum PPKM.

“Kami mengurangi, biasany tiga panci sekarang dikurangi. Soalnya banyak pembeli dari luar kota, ada yang dari Sidoarjo, Mojokerto, Gresik, Madura,” tutup Fitri.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved