Kue Klemben, Jajanan khas Disajikan saat Hari Raya Idul Fitri Jadi Oleh-Oleh Banyuwangi

Jajanan rasa manis dan gurih, klemben Banyuwangi kerap disajikan di Hari Raya Idul Fitri dan jadi oleh-oleh khas Banyuwangi

Instagram @makananviral.id
Klemben Banyuwangi 

TRIBUNJATIMTRAVEL.COM, BANYUWANGI- Kelemben, satu diantara jajanan khas Banyuwangi yang cukup terkenal.

Kelemben yang berupa kue bolu ini kerap dihidangkan saat Hari Ray Idul Fitri maupun hajatan desa.

Kelemben di Banyuwangi masih diproses secara tradisional, dipanggang dengan tungku tradisional.

Salah seorang pembuat kelemben di Banyuwangi yakni Susiati (55), asal Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi.

"Ini jajanan biasanya untuk hajatan sama riyadin (Lebaran) untuk tamu-tamu," kata Susiati ditemui di rumahnya, Rabu (5/5/2021) dikutip dari Kompas.

Susiati kerap menerima pesanan dari keluarga dan saudaranya. Dalam membuat klemben ia dibantu keluarga.

Proses pembuatan klemben dimulai dengan memecahkan telur lalu dikocok menggunakan mixer sampai mengembang.

Selanjutnya menambahkan bahan lainnya yakni tepung terigu, gula putih, gula aren, garam, dan soda kue.

Bahan tersebut kembali dikocok menggunakan mixer hingga lembut.

Setelah adonan jadi, kemudian dipanggang mennggunakan cetakan kue berbahan besi dan dipanggang di atas tungku.

Setelah itu tungku ditutup kembali menggunakan seng dan di atasnya diberi serabut kelapa yang telah dibakar.

Setelah itu ditunggu sekitar 10 menit hingga matang dan siap untuk disajikan.

Setiap kilogram berisi 45 kue kelemben dengan harga Rp55 ribu.

Jajanan bercitarasa manis dan gurih ini cukup mudah ditemui, lantaran telah menjadi oleh-oleh khas Banyuwangi.

Sumber: Kompas.com

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved