Wisata Bromo

Wulan Kapitu 2021 Kaldera Tengger Bebas Kendaraan Bermotor Selama Tiga Hari

Berbeda dari tahun sebelumnya, perayaan Wulan Kapitu di tahun 2021 Kaldera Tengger Bebas Kendaraan Bermotor selama Tiga Hari jika biasanya satu bulan

Guide Gunung Bromo Mimi
Suasana Pasir Berbisik Gunung Bromo saat Car Free Month 2020, tahun ini Kaldera Bebas Kendaraan Bermotor dilakukan selama tiga hari di Wulan Kapitu 

TRIBUNJATIMTRAVEL.COM, MALANG- Balai Besar Bromo Tengger Semeru'>Taman Nasional Bromo Tengger Semeru secara resmi mengumumkan hari bebas kendaraan pada perayaan Wulan Kapitu 2021.

Berbeda dari tahun sebelumnya, perayaan Wulan Kapitu pada tahun 2021 ini, TNBTS membatasi hari bebas kendaraan selama tiga hari saja.

Berdasarkan keputusan bersama, Kaldera Tengger Bebas Kendaraan Bermotor disepakati hanya pada saat megeng 13 Januari 2021 mulai pukul 00.01 hingga 23.59 WIB, Mbabar Alit tanggal 29 Januari 2021 pukul 00.01 hingga 23.59 WIB dan Mbabar Ageng tanggal 12 Februari 2021 pukul 00.01 hingga 23.59 WIB.

"Pada Wulan Kapitu merupakan salah satu implementasi 10 cara baru pengelolaan kawasan konservasi yaitu penghormatan terhadap adat dan budaya, kearifan lokal masyarakat Tengger sekaligus momentum untuk memulihkan ekosistem Kawasan Bromo dan sekitarnya," kata Plt Kepala Balai Besar TNBTS Agus Budi Santosa melalui keterangan resmi yang diterima Tribunjatimtravel , Kamis (7/1/2021).

Pada saat perayaan Wulan Kapitu di tanggal tersebut, kunjungan wisata di Bromo tetap dibuka.

Baca juga: Wisata Bromo Tetap Buka saat Libur Tahun Baru 2021, Wisatawan Wajib Tunjukan Rapid Test Antigen

Hanya saja seluruh kendaraan bermotor tidak diperbolehkan masuk ke Kaldera Tengger Bromo.

Wisatawan bisa mengeksplore Bromo dengan menggunakan kuda, sepeda tandu dan jalan kaki.

Sebab ada batasan kendaraan yang digunakan oleh wisatawan yaitu di pintu masuk Coban Trisula Kabupaten Malang dan pintu masuk Senduro, Kabupaten Lumajang di Savana Teletubies .

Batasan kendaraan juga berlaku di pintu masuk Cemorolawang di Bungah Kabupaten Probolinggo dan pintu masuk resort Gunung Penanjakan Wonokitri , Bungah Pasuruan.

Baca juga: CERITA WISATAWAN : Berburu Suku Walandit Sekitar Gunung Bromo Yang Tidak Lepas Dari Suku Tengger

Sejumlah pengamanan disiagakan untuk mengantisipasi wisatawan yang bandel.

Pengamanan dilakukan langsung oleh personil Balai Besar TNBTS.

"Dari hasil rapat, semua yang hadir wajib mensosialisasikan kesepatakan tersebut kepada masyarakat umum," tutup Agus.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved