Wisata Pacitan

Syarat Liburan ke Pacitan, Wisatawan Wajib Rapid Test Antibodi Jika Menginap

Keterangan hasil negatif dari Rapid Test Antibodi dikhususkan bagi pengunjung yang akan menginap di hotel, penginapan maupun homestay di Pacitan.

instagram
Sungai Maroon Pacitan, (@ardinurrohman via explore.pacitan) 

TRIBUNJATIMTRAVEL.COM, PACITAN- Selama periode Libur Natal dan Tahun Baru 2021, Pemerintah Daerah Kabupaten Pacitan mewajibkan wisatawan menyertakan surat rapid antibodi saat menginap di akomodasi setempat.

Wisawatan yang datang mengunjungi destinasi wisata di Kabupaten Pacitan tidak diminta menunjukan surat Rapid Test khusus seperti Antigen atau PCR.

Keterangan hasil negatif dari Rapid Test Antibodi dikhususkan bagi pengunjung yang akan menginap di hotel, penginapan maupun homestay.

Aturan tersebut mengacu pada Surat Edaran (SE) Bupati Pacitan Nomor 443/586/408.21/2020 tentang Peningkatan Disiplin Pelaksanaan Protokol Kesehatan Mengantisipasi Libur Hari Raya Natal dan Menyambut Tahun Baru 2021 dalam masa pandemi Corona Virus Disease 2019 Kabupaten Pacitan.

"Kita tidak memaksa antigen karena di daerah belum seperti pusat. Kalau antigen di pusat kan antigennya banya, sehingga akan lebih mudah bagi wisatawan untuk melakukan rapid test antibodi," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Olahraga Pacitan Andi Faliandra dikutip dari Kompas.com, Senin (28/12/2020).

Baca juga: Cegah Klaster Pariwisata, Pengelola Wisata Jatim Diminta Batasi Kunjungan saat Libur Tahun Baru 2021

Baca juga: Wisata Bromo Tetap Buka saat Libur Tahun Baru 2021, Wisatawan Wajib Tunjukan Rapid Test Antigen

Meski demikian, Andi mewajibkan para wisatawan untuk membawa surat bukti non-reaktif Covid-19 dengan metode rapid test antibodi yang mudah dijangkau.

Rapid test antibodi berlaku selama tiga hari sedangkan test PCR berlaku tujuh hari.

Surat non-reaktif tersebut akan diperiksa di hotel-hotel, termasuk pintu masuk kawasan yang di dalamnya terdapat penginapan.

"Misalnya di kawasan Klayar ada kawasan penginapan. Otomatis di kawasan itu dicegat," kata Andi.

Andi menegaskan tidak ada pemeriksaan rapid test non-reaktif di kawasan wisata.

Meski demikian, pihaknya menerapkan pengawasan ketat pelaksanaan protokol kesehatan yang dilakukan di tempat wisata, hotel maupun restoran.

Andi juga mengimbau wisatawan untuk tetap melakukan protokol kesehatan dengan ketat. Seperti masker, mencuci tangan dan menghindari kerumunan selama berkunjung ke tempat wisata di Pacitan.

Sumber: Kompas.com

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved