Gunung Semeru

UPDATE : Aktivitas Vulkanologi Gunung Semeru Melandai, Warga Tetap Diminta Waspada

Meski aktivitasnya menurun, hujan abu vulkanik di daerah Candipuro dan Pronojiwo masih dirasakan.

Instagram
Pendakian Gunung Semeru Ditutup Sejak 30 November 2020 

TRIBUNJATIMTRAVELCOM, LUMAJANG- Aktivitas vulkanologi Gunung Semeru Jawa Timur mulai melandai, Rabu (2/12/2020). Setelah hari sebelumnya sempat memunculkan awan panas.

Namun warga sekitar Gunung Semeru diminta untuk tetap waspada.

"Tadi terjadi lagi awan panas guguran jam 03.56 WIB. Jarak luncurnya masih jarak aman," kata Pengamatan Gunung Api Semeru di Pos Pantau Sawur, Lumajang, Yadi Yuliandi, Rabu (2/12/2020).

Material guguran tidak sampai ke bawah karena jarak luncur yang hanya 2.500 meter. "Guguran kecil, masih aman, materialnya tidak sampai ke bawah," katanya.

Meski begitu, warga di sekitar Gunung Semeru diminta untuk tetap waspada.

Hal ini mengingat aktivitas vulkanologi Gunung Semeru yang fluktuatif.

Meski aktivitasnya menurun, hujan abu vulkanik di daerah Candipuro dan Pronojiwo masih dirasakan. Warga yang mendiami wilayah tersebut diminta untuk memakai masker.

Baca juga: Empat Spot Keindahan Gunung Semeru yang Bakal Dirindukan Pendaki

Baca juga: Beredar Video Sebut Letusan Gunung Semeru, TNBTS : Hoax, Itu Erupsi di Gunung Sakurajima

Sampai saat ini, status Gunung Semeru masih berada di level II waspada. Sebelumnya diberitakan, pada Selasa (1/12/2020), Gunung Semeru mengeluarkan awan panas guguran pada pukul 01.23 WIB yang diikuti oleh awan panas letusan pada 01.45 WIB. Awan panas itu berlangsung hingga pukul 04.33 WIB dengan jarak luncur 11 kilometer.

Warga di kaki gunung setinggi 3.676 meter dari permukaan laut itu memutuskan untuk mengungsi.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved