Gunung Semeru Ditutup

Beredar Video Sebut Letusan Gunung Semeru, TNBTS : Hoax, Itu Erupsi di Gunung Sakurajima

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru ( TNBTS ) menyatakan sebuah video yang disebut-sebut erupsi Gunung Semeru dinyatakan hoax.

instagram
Hoax letusan Gunung Semeru (@bbtnbromotenggersemeru) 

TRIBUNJATIMTRAVEL.COM, LUMAJANG - Kabar peningkatan aktivitas vulkanologi di Gunung Semeru Jawa Timur dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab.

Beredar sebuah video dengan narasi Gunung Semeru meletus dahsyat.

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru ( TNBTS ) menyatakan sebuah video yang disebut-sebut erupsi Gunung Semeru dinyatakan hoax.

"Itu adalah erupsi di Gunung Sakurajima pada tahun 2019. Bisa dicari di youtube juga lho. Jadi sudah bisa kita pastikan bersama kalau itu bukan video Semeru ya," tulis akun instagram bbtnbromotenggersemeru, selasa (1/12/2020).

Melalui akun instagram tersebut juga dijelaskan kondisi terkini Gunung Semeru.

Hujan abu mulai turun di sekitar Pronojiwo & Candipuro Kabupaten Lumajang, teramati awan panas guguran dengan jarak luncur 3000 m ke arah Besuk Kobokan (batas aman 4000 m) sehingga masyarakat dan penambang pasir diminta untuk waspada, Selasa (1/12/2020).BPBD Kabupaten Lumajang menghimbau masyarakat Dusun Curah Kobokan, Desa Supiturang dan Rowobaung Desa Oro-oro Ombo Kec. Pronojiwo serta dusun Kajar Kuning Desa Sumberwuluh Kec. Candipuro segera keluar rumah karena potensi lahar panas terjadi apabila turun hujan.

Baca juga: Pendakian Gunung Semeru Ditutup Kembali Sejak 30 November 2020

Masyarakat yang berada di Kawasan Rawan Bencana (KRB) Curah Kobokan dan Rowobaung wilayah Kecamatan Pronojiwo sudah mulai melakukan evakuasi mandiri sebagai antisipasi menghindari bencana.

"Masyarakat dihimbau untuk tidak panik dan tetap tenang," tulisnya.

Jumlah pengungsi juga disebutkan sekitar 500 orang yang tersebar di titik dan jumlah korban jiwa nihil.

Baca juga: Perjalanan ke Gili Iyang Sumenep, Menghirup Oksigen Tertinggi di Ujung Timur Madura

Baca juga: Liburan Bareng Keluarga ke Kawah Ijen, Haruskah Mendaki Dini Hari?

Warga sementara berada di pos-pos pengungsian yang berada di Pos Gunung Sawur, SD Supiturang dan Masjid.

Selanjutnya BPBD Kabupaten Lumajang akan membuka posko Pengungsi di lapangan Kamar Kajang Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro.

"Petugas dan relawan Resort tetap melakukan pemantauan untuk memastikan jalur pendakian steril dari pengunjung dan masyarakat," tutupnya

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved