Libur Cuti Bersama 2020, Tim Swab Hunter Awasi Prokes di Tempat Wisata dan Ruang Publik

Tim Swab Hunter Pemkot Surabaya awasi protokol kesehatan di tempat wisata dan ruang publik.

TribunJatimTravel/nurika
Mangrove Wonorejo menerapkan protokol new normal untuk wisatawan 

TRIBUNJATIMTRAVEL.COM, SURABAYA- Antisipasi kerumunan dan pencegahan penyebaran Covid-29, Tim Swab Hunter Pemkot Surabaya awasi protokol kesehatan di tempat wisata dan ruang publik.

Tim Swab Hunter menyasar tempat-tempat yang banyak diminati pengunjung atau wisatawan seperti Kebun Binatang Surabaya ( KBS ), Mangrove Wonorejo dan Medokan Ayu, Pantai Kenjeran, Jembatan Suroboyo, Taman Suroboyo dan di bawah kaki Jembatan Suramadu.

"Mulai kemarin kita laksanakan pemantauan ini. Jadi, selama cuti bersama pemkot melakukan pengawasan protokol kesehatan di lokasi-lokasi wisata," kata Kepala Satpol PP Kota Surabaya Eddy, Kamis (29/10/2020).

Pengawasan protokol kesehatan ini dilakukan mulai pagi hingga malam hari.

Baca juga: VIDEO : Sensasi Dingin Berseluncur di Istana Es Atlantis Land Surabaya Saat Long Weekend

Saat pagi hari, kata Eddy, pengawasan dilakukan oleh jajaran kecamatan bersama OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait. “Kecamatan dengan OPD terkait dari pagi sampai pukul 15.00 WIB. Kemudian pukul 15.00 WIB sampai malam, Satpol PP, Linmas dan Dishub,” ungkap dia.

Apabila ditemukan pelanggar protokol kesehatan, pihaknya bakal memberikan sanksi berupa swab di lokasi yang telah ditentukan.

Jika pagi hari, pelaksanaan swab dilaksanakan di Puskesmas terdekat hingga pukul 13.00 WIB.

Jika malam hari tim mengarah ke titik-titik seperti Gelanggang Remaja Surabaya, Park and Ride Jalan Mayjend Sungkono, Eks Kantor Kejari Jalan Kasuari, Park and Ride Jalan Arif Rahman Hakim, dan halaman Kantor Kecamatan Tandes.

Menurut Eddy, pengawasan protokol kesehatan tak hanya dilakukan di tempat-tempat wisata.

Ruang terbuka publik hingga taman kota juga dilakukan pengawasan. “Taman petugas DKRTH bersama tim keamanan (Linmas – Satpol PP), serta dibackup dari 31 kecamatan. Karena untuk taman sendiri sementara ini kan masih tutup,” papar dia.

Sejak kemarin hingga hari ini, kata Eddy, pengawasan protokol kesehatan di tempat-tempat wisata hingga ruang terbuka publik masih terpantau aman. Namun begitu, masih saja ditemukan beberapa warga yang melanggar protokol kesehatan.

“Kita mulai melaksanakan dari kemarin. Kita belum menemukan kejadian-kejadian menonjol, tapi yang melanggar (Prokes) ada, langsung kita swab. Seperti tidak memakai masker,” pungkasnya.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved