Disbudpar Jawa Timur : Wisata Menggeliat, Protokol Harus Kuat

untuk membangkitkan kembali pariwisata di Jatim perlu memperkuat penerapan protokol kesehatan.

Instagram
Bukit Bonsai Blitar (wisatablitar) 

TRIBUNJATIMTRAVEL.COM, SURABAYA- Provinsi Jawa Timur masih mempertahankan status bebas zona merah Covid-19 selama dua pekan terakhir. Kendati begitu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur tidak ingin lengah.

Sekertaris Disbudpar Jatim Tri Bagus Sasmito mengatakan, tidak adanya zona merah menambah hal positif pelaku usaha pariwisata.

Para pelaku usaha pariwisata mulai bergeliat. Destinasi-destinasi wisata wisata mulai kembali dibuka.

"Kami tidak gegabah, tidak kendor penerapan protokol kesehatan, wajib dilaksanakan pelaku usaha pariwisata. Di objek wisata, restaurant, akomodasi, penginapan maupun transportasi pariwisata," kata Bagus melalui telpon, Selasa (20/10/2020).

Sebab, untuk membangkitkan kembali pariwisata di Jatim perlu memperkuat penerapan protokol kesehatan.

"Kalau mau pariwisata menggeliat, protokolnya mesti kuat," tegasnya.

Saat ini, kata Bagus, yang perlu dibenahi adalah meyakinkan publik bahwa destinasi-destinasi di Jatim aman untuk dikunjungi.

"Pasti ada evaluasi, jangan sampai konsistensi protokol kesehatan hilang," singkatnya.

Bagus mengingatkan bagi para pelaku usaha wisata maupun masyarakat untuk tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan.

"Jangan sampai konsistensi hilang. Jangan kemudian bebas segalanya, tetap menerapkan protokol kesehatan," tutupnya.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved