Tak Semenggelikan Namanya, Sate Laler di Gresik Santapan Unik Diburu Wisatawan

Ciri khas penjual sate laler yaitu rombong pikul dari bambu. Pengunjung dapat makan di tempat dengan cara lesehan.

Instagram
Penjual Sate Laler di alun-alun Sidayu (@lensasidayu) 

TRIBUNJATIMTRAVEL.COM, GRESIK- Sate Laler atau lalat, kuliner unik dari Kota Gresik tak semenggelikan namanya.

Jika biasanya sate dari daging tebal, sate laler merupakan kuliner sate dengan potongan daging yang kecil-kecil.

Kuliner sate laler banyak dijumpai di Alun-Alun Sidayu Gresik. Jika kalian berlibur ke Kota Gresik, kalian bisa menemukan penjual sate laler ini.

Ciri khas penjual sate laler yaitu rombong pikul dari bambu. Pengunjung dapat makan di tempat dengan cara lesehan.

Sedikit remang-remang karena penjual tidak memasang lampu terang. Pencahayaan dari lampu teplok atau juga dengan obor api, memberikan kesan sederhana dan tenang.

Daging dari sate lalat ini adalah daging kambing muda.

Tekstur daging yang kenyal dipadu dengan bumbu kacang membuat penikmat sate laler ketagihan.

Meski dihidangkan dengan ukuran kecil, ternyata kuliner sate laler ini mampu menarik wisatawan.

"Penjual sate lalat di Gresik masih saudara jadi rasanya mirip. Saat hajatan sebelum pandemi sering disuruh nyediakan (sate laler). Ya kalau untuk acara ykurannya agak besar," kata penjual sate lalat Andre.

Buka sejak pukul 19.00 WIB hingga 02.00 WIB, Andre mengaku warungnya bisa menghabiskan daging satu ekor kambing muda jika pembeli membludak.

Harga satu porsi sate laler berkisar Rp 25 ribu. Cukup terjangkau untuk satu porsi kuliner khas dari Gresik, penasaran untuk mencoba?

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved