Mencicipi Kopi Osing dan Kucur di Warung Kemarang, Wajib Dicoba Pecinta Kuliner

Mencicipi Kopi Osing dan Kucur di Warung Kemarang, Wajib Dicoba Pecinta Kuliner

TribunJatimTravel/nurika
Warung Kemarang Banyuwangi 

TRIBUNJATIMTRAVEL.COM, BANYUWANGI- Bak Ubud Bali, Persawahan terasiring menjadi pemandangan utama saat singgah di Warung Kemarang Kabupaten Banyuwangi.

Bagi pecinta kuliner menyambangi tempat ini, rasanya menyenangkan karena tersedia banyak makanan dengan suasana khas pedesaan.

Mulai dari sego tempong, pecel pitik, rujak, sego janganan, kopi lethek, ote-ote hingga kucur.

Lima Kuliner Banyuwangi Paling Populer, Santap Sarapan Pecel Pitik Hingga Ayam Kesrut

Pasangan yang pas menikmati kopi osing dengan kucur khas masyarakat Banyuwangi.

Warung Kemarang terdiri dari dua bangunan. Bangunan atas berbentuk joglo semi outdoor. Rumah joglo diklaim sebagai rumah adat suku osing. Sementara bagian bawah ada beberapa gazebo di tengah terasiring persawahan dan taman kecil.

Iringan musik gamelan, angklung, gandrung semakin menambah kesan suasana khas Jawa.

"Warung Kemarang ini jujugan wisatawan selepas pendakian ijen. Banyak tamu saya yang puas makan di sini. Rasanya enak dan terjangkau," kata Viki Guide Lokal Banyuwangi beberapa waktu lalu.

Curhatan Penambang Belerang dan Guide Lokal Kawah Ijen di Masa Pandemi Covid-19

Tak ingin segera pulang, suasana yang tenang dan asri dari hamparan hijau tanaman padi memanjakan mata memandang.

Untuk harga menu cukup terjangkau mulai dari Rp 5 ribu hingga sekitar Rp 30 ribu dengan ragam menu tradisional Jawa Timur terutama Banyuwangi.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved