Sulap Lokasi Pengeboman Ikan Jadi Destinasi Wisata Mendunia

pengelolaan wisata Bangsring Underwater berubah menjadi pengembangan konsep konservasi dan pariwisata berkelanjutan.

Penulis: Nur Ika Anisaul Jannah
Editor: Nur Ika Anisaul Jannah
TribunTravel/Nur Ika Anisa
Berenang bersama hiu di Bangsring Underwater 

Wisatawan yang datang tidak hanya menikmati pantai yang bersih tapi juga keindahan bawah laut yang mempesona.

Berbasis pengembangan konsep konservasi dan pariwisata berkelanjutan, Bangsring Underwater melibatkan wisatawan untuk melestarikan alam melalui kegiatan transplantasi terumbu karang.

Pengelolaan Bangsring Underwater meliput dua hal yaitu pengawasan laut dan terumbu karang. Kawasan ini menjadi percontohan kawasan konservasi dan pariwisata berbasis swadaya masyarakat.

Kerja bakti pembersihan laut setiap pekan dilakukan oleh guide maupun karyawan Bangsring Underwater. Saat musim penghujan, diakui Sukir, sampah kiriman dari sungai kerap hanyut ke laut.

10 Tempat Wisata di Banyuwangi yang Wajib Dikunjungi Saat New Normal, Cek Verifikasi Sehat

Tempat Wisata Bangsring Underwater Jadi Percontohan Menuju Pemulihan New Normal di Banyuwangi

Pendampingan kawasan konservasi terumbu karang juga dilakukan oleh para guide. Sehingga tidak ada lagi aktivitas penangkapan ikan dengan pengeboman dan pengerusukan terumbu karang.

"Perbedaan jika alam yang merusak, tumbuhnya (terumbu karang) cepat daripada manusia yang merusak. Enam bulan mulai tumbuh tapi kalau manusia yang merusak seperti kena hancur. Kadang tidak tumbuh atau mati," jelasnya.

Masa kenormalan baru, kata Sukir, wisatawan yang berjunjung ke Bangsring Underwater mencapai enam ribu pengunjung.

"Mulai kami buka 20 juni sampai pengiriman data ke Pemprov Jatim pada 18 juli 2020 sekitar 6 ribu pengunjung. Kami prediksi bulan Agustus sekitar belasan ribu sampai 20 ribu pengunjung karena ada libur panjang, belum kami total," kata dia.

Sukir mengaku jumlah tersebut lebih sedikit dibanding sebelum pandemi covid-19. Pihaknya juga membatasi 500 pengunjung perhari sesuai protokol kesehatan yang menerapkan 50 persen kunjungan dari kapasitas normal.

Suguhan pesona bawah laut di bangsring underwater bisa dinikmati dengan wahana diving, banana boat, paddle board, kano dan snorkeling bersama ribuan ikan, nemo dan hiu.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved