Sensasi Ketinggian Puncak Watu Jengger Mojokerto yang Cocok untuk Pendaki Pemula

Puncak Watu Jengger merupakan bagian dari kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soeryo.

Istimewa
Bukit Watu jengger 

TRIBUNJATIMTRAVEL.COM, MOJOKERTO- Wisata alam seperti aktivitas pendakian kembali diminati wisatawan selama pandemi. Satu diantara lokasi pendakian yang cocok dilakukan oleh pemula yaitu Bukit Watu Jengger.

Lokasi pendakian Watu Jengger berada di Dusun Nawangan, Tawangrejo, Kecamatan Jatirejo, Mojokerto. Watu Jengger merupakan gugusan dari Gunung Anjasmoro.

Puncak Watu Jengger merupakan bagian dari kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soeryo. Lokasi wisata ini cocok untuk pendaki pemula karena track pendakian yang relatif mudah dijangkau.

Hamparan bukit dan pemandangan hutan menyejukan mata. Di sini pendaki bisa mendirikan tenda maupun hanya melakukan pendakian tiktok atau pulang pergi.

Pembukaan Gunung Bromo Masih Menunggu Rekomendasi Menteri, Pemprov Jatim : Kami Tidak Mau Kecolongan

Pendaki bisa memulai perjalanannya setiba di parkiran motor Desa Nawangan. Jika kalian ingin menikmati sunrise Bukit Watu Jengger, cobalah memulai perjalanan sore hari.

Setiba pukul 16.00 WIB kalian bisa mulai pendakian ke post dua yang memakan waktu sekitar satu jam. Tergantung fisik dan kebutuhan istirahat.

Pendaki atau wisatawan juga sebaiknya membawa bekal terutama air minum, sebab di puncak tidak ada warung maupun mata air.

Mengenalkan Kesegaran Mocktail Mojito Jahe Hingga Ke Oman

Di post dua, pendaki bisa mendirikan tenda untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan ke puncak pada esok hari.

Selanjutnya, perjalanan bisa dilanjutkan pada pukul 05.00 WIB menuju puncak. Butuh waktu sekitar satu hingga dua jam untuk tiba di puncak ketinggian 1100 Mdpl Watu Jengger.

Track pendakian atau jalur menuju puncak tidak terlalu tinggi namun butuh tenaga yang fit sebab perjalanan cukup nanjak.

Sepanjang perjalanan jalur, wisatawan disuguhkan landscape pegunungan nan hijau. Jangan dulu terlena, kalian juga harus berhati-hati karena sisi kanan dan kiri jurang.

"Sangat mungkin untuk pendaki pemula karena memang bagus dan jalurnya bisa dicapai beberapa jam. Tiket juga terjangkau Rp 10 ribu. Potensi lah untuk wisatawan tapi semoga tidak merusak alam," kata Pendaki asal Pasuruan Farid, beberapa waktu lalu.

Hamparan gugusan Gunung Anjasmoro juga terlihat jelas. Jika diperhatikan, pemandangan di Bukit Watu Jengger sekilas mirip dengan pemandangan Gunung Piramid di Bondowoso. Khas punggung bukit dan setapak jalur pendakian serta curamnya tebing di sisi kanan dan kiri.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved