Pembukaan Wisata Gunung Bromo Tunggu Persetujuan Menteri

Pembukaan wisata Gunung Bromo masih menunggu persetujuan Menteri. Pemprov Jatim menegaskan perlu penerapan protokol ketat

Istimewa
Dok. Pemprov Jawa Timur 

TRIBUNJATIMTRAVEL.COM, SURABAYA- Pembukaan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru masih menunggu persetujuan Kemenparekraf.

Hingga saat ini kawasan Bromo masih ditutup untuk kunjungan wisata dan pendakian.

"Bromo, menunggu dari Kemeparekraf dan KLHK. Beberapa waktu lalu dirapatkan, sekarang baru tahap persiapan," kata Sekretaris Disbudpar Jatim Tri Bagus Sasmito.

Bagus mengatakan, pembukaan wisata Bromo perlu persiapan yang matang.

Mengingat destinasi unggulan Jawa Timur tersebut dapat mengundang antusias wisatawan.

Saat ini pwmerintah bersama pelaku wisata setempat melakukan pelatihan dan simulasi terkait protokol kesehatan.

"Kekhawatiran kami kalau puncak Bromo dibuka nah disitu butuh pengendalian kerumunan. Teman-teman memberikan pelatihan supaya masyarakat gampang dihimbau," kata dia.

Bagus menegaskan, saat ini terpenting adalah penerapan protokol kesehatan di tempat-tempat pariwisata.

Pengecekan penerapan protokol kesehatan juga menjadi bagian evaluasi. Sebab, pembukaan destinasi harus dibarengi pelaksanaan protokol kesehatan agar tidak kecolongan terjadinya cluster baru di tempat wisata.

"Mesti ngecek apa protokol kesehatan mengendor atau dilakukan secara baik. Untuk saat ini memang tau sendiri masih pandemi, dengan pertambahannya kasus maka perlu kehati-hatian," tutupnya.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved