Agrowisata Petik Jeruk Jadi Alternatif Wisata Warga Kabupaten Pamekasan

Berkunjung ke Agrowisata Jeruk sembari memetik langsung buah jeruk dari kebun, bisa menjadi pilihan wisata bersama keluarga.

Penulis: Nur Ika Anisaul Jannah
Editor: Nur Ika Anisaul Jannah
Istimewa
Ilustrasi Jeruk 

TRIBUNJATIMTRAVEL.COM, MADURA- Warga Pamekasan Madura kini bisa menikmati alternatif wisata ke Agrowisata Jeruk.

Berkunjung ke Agrowisata Jeruk sembari memetik langsung buah jeruk dari kebun, bisa menjadi pilihan wisata bersama keluarga.

Agrowisata Jeruk berada di Desa Samiran, Kecamatan Proppo, Pamekasan memiliki empat kebun jeruk. Jumlah kebun memiliki ratusan pohon berbuah lebat.

Pengelola Kebun Jeruk Desa Samiran, Ani mengatakan, agrowisata jeruk ramai dikunjungi wisatawan di akhir pekan dan libur panjang.

Pengunjung datang dari berbagai daerah di Madura seperti Bangkalan, Pamekasan, Sumenep dan Sampang.

"Pertamanya tidak untuk wisata, tapi dua tahun ini kami berinisiasi untuk dijadikan Agrowisata," kata Ani, Minggu (12/7/2020).

Pengunjung cukup membayar karcis masuk Rp 10 ribu untuk dewasa dan Rp 5 ribu untuk pengunjung anak-anak.

Dengan harga itu, pengunjung bisa menikmati memetik buah jeruk dan makan sepuasnya di kebun.

"Kalau ingin bawa pulang, kami timbang satu kilogram Rp 10-15 ribu," kata dia.

Jeruk keprok siam madu milik Ani digandrungi pengunjung. Pada bulan Juni, Juli dan Agustus menjadi moment tepat untuk memetik jeruk. Dalam satu tahun masa panen satu kali.

"Kalau musim bagus dan perawatan maksimal, bisa dua kali panen dalam satu tahun," tutup dia.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved