Penerapan New Normal Gunung Lawu Segera Dibuka, Bisa Mendaki Asal Tetap Jaga Jarak

Pendaki tidak dipersulit surat keterangan kesehatan maupun rapid test ketika mendaki Gunung Lawu.

Istimewa
Pendakian Gunung Lawu 

Laporan Wartawan TribunJatimTravel.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIMTRAVEL.COM, KARANGANYAR- Jalur pendakian Gunung Lawu lewat Cemara Kandang dan Candi Cheto segera dibuka.

Pembukaan jalur pendakian Gunung Lawu menyusul penurunan kasus Covid-19 di Kabupaten Karanganyar.

"Pendakian gunung lawu kami persiapkan rute sampai ke puncak. Jalan tertutup rumput bisa berbahaya kalau langsung dibuka," kata Bupati Karanganyar Juliyatmono melalui obrolan virtual Tribunnews, Kamis (18/6/2020).

Juliyatmono menyatakan, penutupan sementara karena Covid-19 membuat sejumlah jalur pendakian tertutup rumput.

"Itu bahaya permuakaan bisa tidak tampak. Kita siapkan rute dulu," kata dia.

Nantinya, pihaknya akan menggandeng anak-anak gunung, relawan dan pecinta alam untuk memperbaiki jalur pendakian Gunung Lawu.

"Tidak sampai seminggu. Tidak terlalu lama," kata dia.

Syarat dari Gubernur Ganjar Pranowo Obati Rindu Piknik di Tengah Pandemi

Juliyatmono memastikan, saat pendakian Gunung Lawu dibuka, para pendaki tidak akan dipersulit untuk menerapkan protokol kesehatan new normal.

Termasuk para pendaki tidak diminta membawa surat keterangan dokter atau rapid test.

"Saya pikir tidak ribet naik gunung ya naik gunung saja karena kesehatan faktor personal. Saya tidak akan memberikan persyaratan rapid test dan lain-lain. Orang naik gunung pasti sehat, kalau tidak sehat jangan naik gunung," kata Juliyatmono.

Juliyatmono mengingatkan para pendaki untuk tetap menjaga jarak satu sama lain atau tidak bergerombol.

"Kita hanya mengingatkan saja. Naik gunung jangan pakai masker. Justru berbahaya Cuma menggerombol kedinginna itu dijaga jaraknya," tutup Juliyatmono.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved