Tempat Wisata Bangsring Underwater Jadi Percontohan Menuju Pemulihan New Normal di Banyuwangi

Penerapan protokol kesehatan tengah dilakukan diantaranya seluruh karyawan maupun guide menggunakan masker.

Penulis: Nur Ika Anisaul Jannah
Editor: Nur Ika Anisaul Jannah
TribunTravel/Nur Ika Anisa
Berenang bersama hiu di Bangsring Underwater 

TRIBUNJATIMTRAVEL.COM, SURABAYA-Bangsring Underwater, satu diantara tempat wisata yang menjadi percontohan atau pilot project new normal di Banyuwangi.

Dalam waktu 14 hari tahap sosialisasi, Bangsring Underwater tengah mempersiapkan standart protokol kesehatan, keamanan dan kebersihan area destinasi wisata.

"Kami berupaya Bangsring Underwater tetap eksis dengan menjaga kebersihan, rutin kerja bakti dan menerapkan protokol kesehatan," kata Manager Operasional Bangsring Underwater Sukir melalui telpon, Selasa (9/6/2020).

Penerapan protokol kesehatan tengah dilakukan diantaranya seluruh karyawan maupun guide menggunakan masker.

Selain itu juga menyediakan sabun cuci tangan, hand sanitizer dan cairan disinfektan.

8 Tempat Wisata di Banyuwangi Jadi Pilot Project untuk Buka Saat New Normal

Transisi New Normal Surabaya Terminal Purabaya Kembali Beroperasi, Simak Aturan Penumpang

Selain itu, protokol khusus yang tengah disiapkan yaitu kebersihan area wisata maupun pengecekan kondisi terumbu karang bawah laut.

Sebagai destinasi wisata yang banyak menarik wisatawan melalui aktivitas bawah laut, penting untuk rutin mengecek kondisi terumbu karang.

Satu diantara kekhawatiran Sukir adalah sampah dan ombak pasang laut.

Bangsring Underwater masih menjaga keeksisannya melalui keindahan terumbu karang dan ribuan ikan berwarna-warni.

Syarat Penumpang Bus Terminal Purabaya Saat Transisi New Normal

"Kami juga coba diving sambil bersih-bersih dalam laut. Banyak sampah pohon dan sampah kiriman. Apalagi musin hujan dan musim jagung. Itu dibuang di sungai dan sampai ke laut," terang Sukir.

Terkait pengunjung, diakui Sukir, beberapa wisatawan datang untuk menikmati pesisir pantai. Pengunjung tersebut berasal dari dalam Kabupaten Banyuwangi.

"Saat ini pengunjung lokal masih ada yg masuk. Gak mungkin kami usir. Jadi antisapasi kami untuk menjaga itu, kami upayakan dengan langkah pengukuran suhu menggunakan thermo gun, wajib masker," kata dia.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved