Disbudpar Banyuwangi Terapkan Sosialisasi New Normal, Tegas dan Perlu Ada Sanksi Bagi Pelanggar

Tim verifikasi dari Gugus Tugas Covid-19 Banyuwangi akan melakukan pengawasan kelayaan bisnis kuliner dan kepariwisataan.

Surya.co.id
Kuliner Banyuwangi New Normal 

Laporan Wartawan TribunJatimTravel.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIMTRAVEL.COM, BANYUWANGI- Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi tengah sosialisasi prosedur new normal pada industri pariwisata, perhotelan dan restoran.

Beberapa tahapan sosialisasi protokol kesehatan tengah diuji coba ke restoran dan warung makan, hotel dan juga destinasi-destinasi wisata di Banyuwangi.

"Kami saat ini masuk fase satu, kami berikan surat berisi standart operational procedure (SOP) yang harus final melaksanakan SOP yang kita jalankan," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi MY Bramuda, Sabtu (6/6/2020).

"Ada penegasan, sanksi pelanggar," tambahnya.

Sosialisasi akan dilaksanakan selama dua pekan yang berakhir pada tanggal 14 Juni 2020 mendatang.

Aturan Baru Naik Kereta Api di New Normal, Penumpang Wajib Pakai Face Shield

Disbudpar Jatim Sebut Enam Daerah Siap Buka Wisata Saat Diterapkan New Normal

Sosialisasi protokol kesehatan di bidang restoran dan warung makan mengatur kewajiban bagi pelaku usaha kuliner dan pengunjungnya.

Mulai dari tata cara membuka pintu dengan cukup mendorong menggunakan kaki.

Penyediaan tempat cuci tangan, hand sanitizer, pengecekan suhu hingga kewajiban pramusaji menggunakan face shield.

Serta penambahan kaca acrylic untuk memberikan jarak antara kasir dan pengunjung.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved