Sambut New Normal, Pakar Minta Pelaku Usaha Pariwisata Tetap Optimis dan Kreatif Promosi

pelaku usaha pariwisata harus berfikir positif dan kreatif mengkampanyekan penerapan protokol kesehatan dan promosi objek wisata.

Istimewa
Instagram @rizaldelarocha 

TRIBUNJATIMTRAVEL.COM, SURABAYA-New normal mengharuskan manusia menjalani gaya hidup baru agar tetap sehat, tak terkecuali saat berwisata.

Tak hanya sekadar kenyamanan dan keselamatan, standart baru dalam bidang pariwisata yang lebih diperketat yaitu protokol kesehatan.

Protokol kesehatan seperti sering cuci tangan, wajib bermasker, jaga jarak, disinfektan, handsanitizer maupun ketentuan penggunaan transportasi wisata.

Kepala Program Jurusan Creative Tourism Fakultas Bisnis dan Ekonomi Universitas Kristen Petra Yudianto Oentario S.E.,M.M mengatakan, pelaku usaha wisata maupun customer harus beradaptasi dengan Standard Operation Procedur (SOP) baru di bidang pariwisata.

Dalam menyambut New Normal, lanjut Yudianto, pelaku usaha pariwisata harus berfikir positif dan kreatif mengkampanyekan penerapan protokol kesehatan dan promosi objek wisata.

"Ini menjadi keharusan yang sudah dipikirkan saat ini juga. Kalau saling menunggu tidak akan menghasilkan apa-apa," kata Yudianto melalui telpon, Sabtu (30/5/2020).

Sambut New Normal, Disbudpar Jatim Siapkan Protokol Kesehatan di Tempat Wisata

Dua Bulan Menjerit, New Normal Harapan Baru Pelaku Wisata Malang Terapkan Protokol Kesehatan

Supaya new normal di bidang pariwisata bisa diterima masyarakat, tambah Yudianto, para pelaku juga harus tetap optimis bisa kembali membuka jasa maupun objek pariwisata di tengah pandemi Covid-19.

"Inisiatif itu seharusnya muncul dari pelaku industri kemudian dilihat oleh masyarakat. Masyarakat mencoba mencari cara untuk beradaptasi dengan SOP yang dikeluarkan di dalam new normal tersebut," kata dia.

Satu sisi tetap optimis, di dalam industri pariwisata diperkirakan Yudianto, akan memunculkan bisnis-bisnis baru yang berdampak pada agent baru.

"Roda harus digerakan dan menciptakan mesin baru supaya roda ekonomi bisa berjalan kembali. Lebih kreatif dan adaptif, to be positif," tutup dia.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved