Lebih Sehat Saat Berpuasa, Ini Anjuran Ahli Gizi Untuk Menu Berbuka dan Sahur

Kalian cukup memastikan menu yang dikonsumsi saat sahur dan buka bergizi seimbang.

Sajiansedap.grid.id
Menu berbuka dan sahur perlu giz seimbang 

Laporan Wartawan TribunJatimTravel.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIMTRAVEL.COM, SURABAYA-Selama puasa umat muslim menahan haus dan lapar, meski demikian orang berpuasa wajib memenuhi kebutuhan gizi setiap hari.

Tak sulit untuk memenuhi kebutuhan gizi selama berpuasa, kalian cukup memastikan menu yang dikonsumsi saat sahur dan buka bergizi seimbang.

Pemenuhan gizi seimbang yaitu semua kandungan zat gizi seperti karbohidrat dari makanan pokok, protein dan lemak dari lauk hewani, nabati atau susu, serta serat dan vitamin mineral yang didapat dari sayur dan buah.

"Pemenuhan kebutuhannya akan terbagi, saat buka sekitar 50 persen kebutuhan, dimana 10-20 persen terpenuhi dari ta'jil atau makanan kecil, sedangkan sisanya dr makan utama. Kemudian 10 persen kebutuhan dapat dipenuhi setelah sholat tarawih berupa makanan selingan seperti buah atau kue, dan 40 persen sisanya dari sahur," kata Dosen Prodi S1 Gizi Unusa Farah Nuriannisa, S.Gz., M.P.H.

Tak jauh berbeda dengan kebutuhan gizi seperti saat tidak berpuasa, akan tetapi orang yang berpuasa wajib memperhatikan pemilihan menu atau bahan makanan saat berbuka dan sahur.

A Journey of Alibaba di Ibis Styles Jemursari, Menu Spesial Ramadhan Drive Thru dan Antar ke Rumah

Makan Rp 10 ribu Hingga Diskon 70 Persen di Warung Up Normal, Bisa Antar Hingga ke Rumah

Makanan sahur sangat penting agar tubuh tetap bugar saat menahan haus dan lapar selama berpuasa.

Misalnya, disebut Farah, mengkonsumsi protein, karbohidrat kompleks dan serat untuk cadangan energi selama puasa.

"Pemecahan karbohidrat kompleks, serat, dan protein itu berlangsung agak lama, jadi rasa kenyang juga akan bertahan lebih lama. Contoh bahan karbohidrat kompleks itu seperti nasi merah, kentang rebus, oat, quinoa, roti gandum," jelasnya.

Selain itu, untuk menghindari makanan bergas seperti bunga kol, kol, brokoli, minuman soda yang akan menyebabkan rasa tidak nyaman di perut.

Makan Rp 10 ribu Hingga Diskon 70 Persen di Warung Up Normal, Bisa Antar Hingga ke Rumah

Paket Ramadhan at Home dari Mercure Grand Mirama, Bisa Dipesan Online Temani Buka Seru di Rumah

Berbeda dengan sahur, selama berbuka kalian harus benar-benar memperhatikan kebutuhan asupan cairan atau air putih.

Selain itu dianjurkan untuk makan atau minum minuman manis seperti teh manis, kurma, madu dan buah-buahan yang manis untuk mengembalikan kadar glukosa tubuh.

"Ketika puasa, tubuh kita kan tidak menerima asupan apapun sehingga kadar glukosa di dalam tubuh kita akan menjadi turun. Nah turunnya kadar glukosa ini membuat kita lemas, pusing, mengantuk, bahkan keringat dingin," kata dia.

Cara memenuhi asupan gizi dan nutrisi selama puasa berikutnya adalah dengan menghindari gorengan.

Gorengan memang menggoda tapi akan lebih baik bisa membatasi makanan ini agar terhindari dari penyakit.

"Konsumsi gorengan atau es biasanya akan menimbulkan kondisi radang atau infeksi, nah ini dampaknya bisa berlanjut ke sistem imunitas atau kekebalan tubuh kita. Kalo radang atau infeksi, maka sistem imun menurun, sehingga tubuh akan lebih rentan terpapar berbagai virus, bakteri, parasit patogen lainnya," tutup Farah.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved