Lapak Diberi Jarak Zig Zag, Pedagang Takjil Karang Menjangan Pilih Tertib Social Distancing

Selama bertransaksi, pedagang maupun pembeli pun diimbau untuk menggunakan masker

Penulis: Nur Ika Anisaul Jannah
Editor: Nur Ika Anisaul Jannah
Nurikaanisa/TribunTravel
Pasar Takjil 

Laporan Wartawan TribunJatimTravel.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIMTRAVEL.COM, SURABAYA-Puluhan pedagang Takjil Ramadhan di Jalan Karang Menjangan memilih tertib berjualan dengan jarak atau social distancing.

Antar pedagang berjajar rapi dengan pola zig zag yang sudah diatur oleh Pemkot Surabaya dalam menerapkan social distancing.

Selama bertransaksi, pedagang maupun pembeli pun diimbau untuk menggunakan masker dan tidak berkerumun.

Semakin sore menjelang waktu berbuka, pembeli pun semakin ramai di area pasar takjil Ramadhan Karang Menjangan.

Makan Rp 10 ribu Hingga Diskon 70 Persen di Warung Up Normal, Bisa Antar Hingga ke Rumah

Sejumlah Satpol PP pun ditugaskan untuk mengimbau masyarakat agar tetap berjarak dan tidak menimbulkan kerumunan.

"Sejauh ini sudah jarang ditemui pedagang maupun pembeli yang tidak memakai masker. Hampir semua sudah pakai," kata Sumaryono, Komandan Kompi Satpol PP yang bertugas di area Pasar Takjil Karang Menjangan, Rabu (29/4/2020).

Terpisah, Yulianis, pedagang es di pasar takjil Karang Menjangan mengaku mengikuti anjuran pemerintah untuk tetap berjaga jarak selama berjualan di tengah kondisi wabah Corona.

PSBB Surabaya, Cerita Pedagang Jajakan Takjil di Karang Menjangan : Tidak Seramai Tahun Lalu

Sesuai imbauan, dia tidak menyediakan kursi supaya makanan dan minuman bisa langsung dibawa pulang oleh pembeli.

"Tahun ini (pendapatan) turun," kata dia.

"Ada satpol PP lebih aman, dikasih imbauan tidak bawa kursi, tidak bergerombol dan makanan minuman dibawa pulang," tutup Yulianis.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved