Sudah Olahraga Tapi Masih Saja Buncit, Coba Tips Kempiskan Perut di Rumah Selama Ramadhan

Menyusutnya perut buncit memang paling baik dengan berolahraga. Olahraga pun bisa kalian lakukan saat berpuasa.

Istimewa
Ilustrasi Meditasi Instagram Crown Prince Hotel Surabaya 

TRIBUNJATIMTRAVEL.COM, SURABAYA-Kalian olahraga keras tapi perut tak kunjung rata, coba deh evaluasi penyebab tidak ada perubahan di perutmu.

Menyusutnya perut buncit memang paling baik dengan berolahraga. Olahraga di rumah pun bisa kalian lakukan saat berpuasa.

Sayangnya, kadang tidak mudah menyingkirkan lemak di perut.

Mungkin segala upaya diet dan olahraga dilakukan tapi lemak membandel di perut belum juga luntur.

Kenapa ya meski sering berolahraga, perut masih saja buncit?

CEO dan Founder Urban Atletes & RottenEgg Diet Catering Verawaty Budiyanto mengatakan, penyebab utama perut tak kempis meski sering olahraga adalah mengabaikan pola makan.

Selain berolahraga, hal lain yang perlu kalian perhatikan adalah pola makan dan vitamin tubuh khususnya di tengah wabah corona yang mengharuskan kita sehat dan bugar.

"Khusus buat perut 70 persen apa yang kita makan dan 30 persen apa yang kita lakukan," kata Verawaty.

Vera mengatakan kesalahan dalam usaha mengempiskan perut yaitu tidak evaluasi diri pada pola makan.

Penting untuk mengetahui jenis perut muncit kalian dan diet khusus maupun penurunan berat badan dengan jenis olahraga khusus.

Pasalnya, tak hanya berolahraga seperti push up tapi juga harus memperhatikan pola makan.

"Kita sering push up tapi perut masih gede karena makannya tidak dijaga. Jadi sebenarnya otot perutnya sudah bagus, sudah kuat tapi tidak jaga makan jadi tidak kelihatan bentuknya (sixpack)," kata dia.

Dengan berolahraga dan menjaga pola makan, lanjut Vera, masa otot terbentuk dan lemak pun berkurang.

"Olahraga lebih ke otot, kalau pola makan ngurangin lemak. Badan otot dan lemak itu hal berbeda," kata dia.

Selain itu, cara diet yang salah dengan tidak memperhatikan jumlah karbohidrat, protein dan vitamin.

"Sebenarnya yang ada di internet, minum jeruk melunturkan lemak itu tidak bisa. Tetap saja pola makan dijaga, tipsnya ada dua. Kalau kita sudah makan lemak jangan makan karbohidrat, sebaliknya," paparnya.

Misal, saat makan nasi tidak dianjurkan untuk lauk yang digoreng tetapi lebih ke sayur maupun olahan yang dikukus dan panggang.

Selain itu, kalian dianjurkan tidak mengkonsumsi gula dan olahan tepung yang dapat mengikat air dan menambah lemak di perut.

"Ketika ada karbohidrat, yang dibakar karbohidrat dulu tapi kalau tidak ada karbohidrat, lemak yang dibakar. Tapi tetap olahraga," ujarnya.

Terakhir, imbuh Vera, pemenuhan nutrisi tubuh untuk menjaga imunitas di tengah wabah corona. Selain karbohidrat, lemak dan protein, nutrisi bisa juga didapatkan dari vitamin.

"Buat sehat itu juga butuh vitamin. Vitamin itu bagus misal Vitamin A, Vitamin B, Vitamin C, Vitamin D dan zat besi. Jeruk itu lebih ke vitamin," tutup Vera.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved