Cerita Ivone Suhartono, Awali Bisnis Kuliner dari Nostalgia Menu Favorite Gyutan Don

Gyutan Don terdiri dari lidah sapi berbumbu pedas dan gurih dihidangkan bersama satu mangkuk nasi putih.

Surya.co.id/ Zaimul Haq
Ivone Suhartono 

TRIBUNJATIMTRAVEL.COM, SURABAYA-Berawal dari makanan favorite Gyutan Don yang kerap disantap semasa kuliah di Australia, Ivone Suhartono memulai bisnis kuliner ala Jepang.

Dia bersama sang suami dan beberapa rekan semasa kuliahnya menghadirkan menu Gyutan Don, mengingat kembali masa kuliah.

Ivone Suhartono mengatakan, mayoritas mahasiswa Indonesia di Melbourne suka dengan menu ala Jepang ini.

"Motivasi dasarnya karena suka banget Gyutan Don yang saya harap orang-orang di sini tau menu ini," kata Ivone Suhartono.

5 Rekomendasi Kuliner Malam Surabaya, Ada Bebek Hitam Pedas Hingga Cumi Hitam Menggugah Selera

Gyutan Don terdiri dari lidah sapi berbumbu pedas dan gurih dihidangkan bersama satu mangkuk nasi putih.

Semasa kuliah, diceritakan Ivone, ia dan beberapa rekannya rela mengantri di Resto Menya untuk menikmati menu Gyutan Don.

Kini untuk menikmati menu yang satu ini, tak perlu jauh ke Australia.

Ivone dan rekan bisnisnya menghidangkan menu Gyutan Don di Negiya Dining Galaxy Mall.

"Saya dan suami sangat suka dengan menu Gyutan Don. Nostalgia, kangen ingin makan jadi kami bawa menu ini ke Surabaya," kata perempuan kelahiran Kediri.

Ivone mengaku ingin menyajikan menu andalannya mirip dengan Gyutan Don favoritnya selama di Australia.

Lidah sapi yang melimpah terasa fresh, potongan lebar dan rasanya yang tasty.

Bahkan, untuk memasak menu Gyutan Don, koki dipilih lulusan Australia.

Menggunakan selected cut beef tongue, koki memasak 1/3 dari seluruh lidah sapi kemudian dibalut bumbu bercitarasa pedas dan gurih.

"Kalau tidak suka lidah sapi, bisa diganti daging sapi. Ini kami masak rasa, irisan dan sajiannya mirip dengan yang ada di Australia," kata dia.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved