Orem-Orem H Abdul Manan Malang, Legendaris Sejak 1967 Bertahan dengan Citarasa Asli

Sembari melayani pembeli, Kusna menceritakan awal mula keluarganya merintis kuliner orem-orem.

Nurikaanisa/TribunTravel
Orem-Orem Malang 

TRIBUNJATIMTRAVEL.COM, MALANG- Menelusuri ramainya pedagang pinggir jalan Pasar Comboran di Jalan Irian Jaya Malang, terdapat warung makan legendaris. Warung makan Orem-Orem H Abdul Manan.

Tempatnya berada di antara para pedagang pinggir jalan atau orang Malang biasanya mengenal dengan pasar comboran yang menjual aneka spare-part kendaraan bermotor dan barang bekas.

Warung makan berkain hijau dengan tulisan Orem-Orem Comboran ini terlihat tak pernah sepi pembeli.

Orang-orang datang untuk menikmati kuliner legendaris dari Malang yaitu olahan tempe orem-orem resep dari H Abdul Manan (Pak Tik Manan).

Ya warung ini sudah ada sejak tahun 1967, yang saat ini sudah dikelola generasi kedua dari Pak Tik Manan.

Ronde Titoni, Minuman Hangat Legendaris di Malang Sejak 1948

Seorang laki-laki, Kusna (36), anak ke enam H Abdul Manan tampak sibuk memotong ketupat berukuran besar.

Sesekali juga, dia mengaduk satu panci besar kuah santan berisi tempe untuk dihidangkan di beberapa piring pesanan orem-orem.

Orem-Orem terdiri dari potongan ketupat yang sangat padu disajikan dengan siraman kuah santan dan kecambah.

Orem-Orem nikmat saat disantap hangat dengan tambahan lauk seperti tempe goreng, tempe mendol maupun telur asin.

Royal Plaza Surabaya Batasi Jam Operasional, Antisipasi Penyebaran Corona

Sembari melayani pembeli, Kusna menceritakan awal mula keluarganya merintis kuliner orem-orem.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved