KBS Tutup Hingga 29 Maret, Cegah Kerumunan Pengunjung Antisipasi Penyebaran Corona

Penutupan ini sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19.

Tribuntravel/nur ika anisa
Keeper Talk melibatkan pengunjung di depan kandang burung jalak Bali KBS, Rabu (1/1/2020). 

TRIBUNJATIMTRAVEL.COM, SURABAYA- Kebun Binatang Surabaya (KBS) mulai terdampak epidemik virus Corona atau COVID-19. Destinasi wisata di Surabaya itu tutup sementara, sejak 17 Maret hingga 29 Maret 2020.

Penutupan ini sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19.

Direktur Utama Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) KBS Khairul Anwar mengatakan, penutupan dikhususkan untuk pengunjung sementara pegawai maupun petugas di konservasi tetap masuk.

"Suatu kewajiban yang utama yang kita lakukan bagaimana melakukan langkah preventif dalam upaya mencegah wabah virus corona atau COVID-19 ini," kata Khairul Anwar, Selasa (17/3/2020).

Sebagai tempat konservasi dan destinasi wisata terkenal di Surabaya, lanjut Khairul Anwar, penutupan ini sebagai antisipatif pencegahan virus Corona.

Mengingat, Kebun Binatang Surabaya menjadi jujukan masyarakat berbagai daerah untuk liburan.

Saat ini juga Pemkot Surabaya memberikan imbauan untuk tidak berada di kerumunan masyarakat.

Khairul mengatakan saban hari pengunjung Kebun Binatang Surabaya mencapai 4000 hingga 5000 orang.

Sementara pengunjung pada masa weekend mencapai 10 ribu orang.

"Senin kemarin banyak yg datang tapi kita juga perlu mengambil langkah preventif, maka kami mengikuti prosedur sesuai yang dikerjakan," kata dia.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved