Dampak Virus Corona Masuk Indonesia, Agen Travel di Surabaya Tiarap

mengaku perjalanan wisata mengalami penurunan drastis sejak mewabahnya virus corona.

Instagram PadmaTour Organizer
PadmaTour Organizer 

Laporan Wartawan TribunJatimTravel.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIMTRAVEL.COM, SURABAYA- Mewabahnya virus corona hingga konfirmasi dua warga Indonesia yang terinfeksi, berdampak pada sektor pariwisata.

Satu diantaranya travel agen di Surabaya PadmaTour Organizer, mengaku perjalanan wisata mengalami penurunan drastis sejak mewabahnya virus corona.

Terutama untuk wisatawan yang hendak pergi ke luar negeri.

"Sangat berdampak sejak awal Februari. Kita tiarap, bulan februari-maret tiarap, ngenes pokoknya ini travel agent," kata Owner PadmaTour Organizer Wina Bojonegoro, Rabu (4/2/2020).

Sejauh ini pihaknya masih melayani pembelian, namun dampak dari virus corona diakui mengakibatkan sepinya minat wisata.

"Januari masih ada event Hainan China (perjalanan paket wisata). Awal-awal virus corona keluar masih ada penerbangan ke Hainan, seminggu kemudian Hainan tutup," kata dia.

Wabah virus corona yang kemudian merembet ke beberapa negara menambah kerugian agen travel.

Selain Hainan, lanjut Wina, perjalanan wisata ke Korea dan beberapa negara terdampak virus corona pun harus tunda penerbangan.

"Kemarin bulan februari tamu tiga negara (Singapura, Malaysia dan Thailand) masih jalan, tapi mereka memakai masker semua. Singapura sepi, Korea jelas ditunda, tamu dalam negeri ikut-ikutan tidak berani naik pesawat," ujar dia.

Konfirmasi dua pasien Warga Indonesia yang terinfeksi virus corona diakui menambah miris bisnis pariwisata.

Wina pun mengatakan customer menahan diri untuk berwisata. Tak hanya paket wisata, paket umroh pun diakuinya jauh menurun dibandingkan tahun sebelumnya.

"Indonesia terkena (virus corona) semua sektor bisnis tiarap, kita makin tiarap ini, tapi ya semoga keadaan segera membaik," tutup Wina.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved