Istimewanya Durian Bido dari Wonosalam, Si Legit yang Mulai Sulit Dicari

Rasa manis sedikit pahit menjadi ciri khas durian bido, si raja buah unggulan dari Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang.

Nurikaanisa/TribunTravel
Durian Bido Wonosalam 

Laporan Wartawan TribunJatimTravel.comz Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIMTRAVEL.COM, SURABAYA-Rasa manis sedikit pahit menjadi ciri khas durian bido, si raja buah unggulan dari Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang.

Hal itu dikatakan Sutiyo Petani Durian asli Wonosalam, Jombang, Jawa Timur. Durian Bido terkenal dengan tekstur daging dan bijinya yang relatif kecil.

"Karakter rasanya itu legit pahit, kemudian lentur dan padat tidak terlalu banyak air," tutur Sutiyo Minggu (1/3/2020).

Pria 56 tahun ini menjelaskan nama Bidho sendiri diambil dari nama burung elang ular bido.

Dulunya, lanjut Sutiyo, burung elang ular bido kerap bertengger di pohon-pohon durian.

Pohon-pohon yang berusia ratusan tahun itu pun semakin tumbuh dan menghasilkan buah-buah durian bercitarasa legit.

Warga menyebut buah durian dari pohon-pohon itu dengan nama durian bido.

"Banyak durian liar, istilahnya durian hutan. Karena kebiasaan menyebut durian iko lho enak, seng dihinggapi bido. Jadi disebut durian bido," kata pria yang akrab disapa Tyo.

Usia pohon durian ini bisa mencapai 50 tahun. Semakin tua usia pohon, lanjut Tyo, semakin legit rasa buah durian bido.

Dari pohon durian liar yang sudah ada berusia ratusan tahun lalu, warga mulai mengembangkannya menjadi produk lokal.

Beberapa penilaian buah durian digelar untuk mencari varietas unggul. Durian bido pun menjadi satu diantaranya.

Pada tahun 2006, durian bido mendapat sertifikasi dari Kementerian Pertanian sebagai satu varietas unggul khas durian lokal wonosalam.

"Bidho ini mempunyai sifat-sifat yang tahan sampai empat hari," kata pria yang juga pengelola Argo Polis Wonosalam.

Durian bido merupakan tanaman endemik Wonosalam yang saat ini keberadaannya mulai langka dan menjadi buah yang diburu oleh pecinta durian.

"Durian bido ini sudah lama, kita sudah punya sertifikasi tapi pada dasarnya masyarakat sulit mencari durian bido karena produksinya belum berimbang dengan permintaan konsumen," kata Sutiyo.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved