Perhotelan di Jawa Timur Terus Tumbuh, Kadisbudpar Jatim : Daya Saing Wisata dan Bisnis

Hotel-hotel di Jawa Timur berlomba-lomba menarik wisatawan dan daya saing bisnis.

Tribuntravel/nur ika anisa
Kadisbudpar Jatim Sinarto saat berada di Grand Mercure Surabaya City. 

Hotel-hotel di Jawa Timur berlomba-lomba menarik wisatawan dan daya saing bisnis.

Laporan Wartawan TribunJatimTravel.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIMTRAVEL.COM, SURABAYA - Perkembangan perhotelan di Jawa Timur mengalami peningkatan yang signifikan sebagai daya saing wisata dan bisnis.

Hal tersebut dikatakan Kadisbudpar Jatim Sinarto saat menghadiri launching Hotel Grand Mercure Surabaya City, beberapa waktu lalu.

Wisatawan khususnya wisatawan mancanegara mulai menikmati berbagai atraksi hingga pesona alam di Jawa Timur.

Hotel-hotel di Jawa Timur pun berlomba menarik wisatawan.

"Jatim itu lengkap karena banyak attaksi, religius, di tengah ada potensi agrowisata, selatan bahari mengeliliingi, ada juga gunung. Tercatat (perhotelan) perkembangan signifikan," kata Sinarto, Kamis (12/12/2019).

Perkembangan wisata yang cukup baik juga mendorong hotel-hotel untuk memberikan fasilitas terbaiknya.

"Sempat ada penurunan tapi akhir tahun cukup bagus, penambahannya lima persen itu dengan hotel baru," kata Sinarto.

"Bintang empat berkembang baik karena banyak kebutuhan di Jawa Timur. Akomodasi hotel berbintang tahun 2018 ada 158 unit, kamarnya 17.518," lanjut dia.

Sinarto mengingatkan, hotel-hotel baru harus memiliki standarisasi pegawai dan juga dibangun tematik untuk menarik wisatawan.

Selain itu, Sinarto menyebut, persaingan penginapan seperti home stay juga bermunculan sebagai start up para remaja untuk menarik wisatawan millenial.

"Perkembangan akhir- ini luar biasa, banyak hotel tapi hotel daya saing yang harus dibangun untuk persaingan wisata dan bisnis," tutup dia.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved