Berkunjung ke Arabian Street Food, Mencicipi Kuliner Khas Timur Tengah di Kampung Arab Banyuwangi

Suasana Kampung Arab di Arabian Street Food didesain bernuansa Timur Tengah.

TribunTravel/Kanurika
Suasana Arabian Street Food Banyuwangi 

Suasana Kampung Arab di Arabian Street Food didesain bernuansa Timur Tengah.

Laporan Wartawan TribunJatimTravel.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIMTRAVEL.COM, SURABAYA - Suasana layaknya berada di Timur Tengah akan kalian dapatkan saat berkunjung ke Kampung Arab Banyuwangi dalam event mingguan Arabian Street Food.

Wisata kuliner Kampung Arab yang berada di Jalan Lateng Banyuwangi ini dibuka periodik.

Pengunjung akan merasakan langsung aneka masakan dari warga keturunan Arab di Banyuwangi.

Suasana kampung didesain bernuansa Timur Tengah.

Setiap pedagang mengenakan pakaian khas Arab seperti jubah lengkap dengan surban di kepala.

Berbagai makanan khas Timur Tengah disajikan oleh warga keturunan Arab mulai dari kopi pasir ala Turki, kambing guling, nasi mandi kambing sampai olahan roti maryam.

Nasi Mandi Ayam di Arabian Street Food
Nasi Mandi Ayam di Arabian Street Food

Tak hanya kuliner yang jarang dijumpai di tempat umum, Arabian Street Food juga menjual aneka pernak-pernik dan seni khas Timur Tengah.

"Penasaran, baru pertama kesini. Beli nasi kambing. Tertarik karena suasananya dan makanannya banyak yang asing makanya saya penasaran kesini," kata Puspita, warga Singojuruh Banyuwangi, Kamis (5/12/2019).

Semarak Festival Kuwung Banyuwangi 2019 Gandeng Seni Budaya Luar Provinsi

Pasar kaget ini digelar setiap hari kamis mulai pukul 16.00 WIB hingga 22.00 WIB.

Ada ratusan menu khas Timur Tengah yang yang ditawarkan dengan harga bervariasi mulai Rp 5000 hingga Rp 35 ribu.

Sembari berwisata kuliner, pengunjung juga disuguhkan sisi lain tradisi Timur Tengah seperti tarian dan beragam produk seperti henna maupun aroma terapi.

"Ini langkah yang bagus, mengenalkan budaya lewat kuliner. Berharap tidak hanya Kampung Arab di Banyuwangi, mungkin ada budaya-budaya lain juga yang diangkat jadi pasar seperti ini," kata Muhlis, pengunjung dari Jember.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved